KALABAHI.spekturmnasional.com|| Dua peserta workshop asal Alor yaitu Ur Amasia Klomang mewakili SUPER dan Salsabila Sogo mewakili GTB turut serta di sekolah alam dan pusat pelatihan manusak Kupang pada tanggal 09-10/06/2022.
Salah satu staf RSBI NTT Yetty F Sinlae, saat dikonfirmasi melalui whatsapp menjelaskan bahwa Kegiatan workshop jejaring pemimpin muda (perempuan) inspiratif NTT (Inspirasi) merupakan lanjutan dari hasil assessment untuk menjadi anak muda yang punya mimpi, berdampak bagi diri, sesama dan Tuhan.
Kegiatan ini melibatkan 13 peserta dari 13 komunitas & kelompok yang tersebar di Nusa Tenggara Timur. Diantaranya Komunitas Sanggar Alegra, Petani Milenial, SUPER, GTB, Pondok Baca Mataleza, Yayasan Lumbung Kreatif Inovatif, Komunitas Remaja Mandiri, Maiziru Management, Papha, Komunitas Soke, Komunitas Sekolah Alam, Embun Molo dan Komunitas Rumah Mentari.
Ia juga menyampaikan bahwa tema dari kegiatan ini adalah bermimpi dan berjejaring:tumbuh bersama memberi dampak.
Berkomunitas dan berjejaring merupakan jalan pulang membangun peradaban yang lentur, kuat dan berdaya. Anak muda pada akhirnya berani mengatakan kecintaan kepada kampung, tanah darah pertama kali tumpah. Ia berani tumbuh di ruang sunyi desa, besar dengan mimpi-mimpi dan segala yang ia tanam di rahim kelahiran yang suci.
Peserta perwakilan SUPER saat di konfirmasi melalui telepon pada Sabtu, 11/06/2022 mengatakan bahwa :
" Dalam pembelajaran yg merdeka, menyenangkan, dan bahagia dengan konsep alam dan berkemah saya mendapatkan hal- hal unik dan berbeda dari pembelajaran-pembelajaran selama semasa hidup saya. Yang saya dapat dari semua pembelajar ialah saya sebagai anak muda saya harus menjadi nadi dan penggerak perubahan di kampung halaman saya dan memberi diri untuk kehidupan yang lebih baik bagi semua orang" kata Ur.
Selain Ur selaku bendahara SUPER, Salsa juga merespon kegiatan yang diikutinya.
" Saya sangat bersyukur dan berterima kasih karena dalam kegiatan ini kami mendapatkan ilmu yang banyak dan sangat bermanfaat. Kami datang dari komunitas yang berbeda yang konsen dalam bidang masing-masing, yang datang dari Kabupaten yang berbeda di NTT" ungkap Salsa.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bagaimana kita memperkuat jejaring anak muda di NTT untuk saling terhubung, saling belajar, saling menumbuhkan, dan memberi dampak bagi orang lain. Diakhir dari kegiatan ini kami dilatih bagaimana menguatkan kapasitas komunitas, bekerja sama yang baik didalam komunitas, dan kekompakan tim.
Jakarta, Spektrum-nasional.com ||-Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjatuhkan sanksi kepada Google senilai Rp 202,5 miliar